https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/issue/feedJurnal Abdimas Jayanegara2026-02-22T17:20:38+08:00Admin jurnal JASJjasj@stiekn.ac.idOpen Journal Systems<p>JASJ merupakan jurnal yang dikelola dibawah unit Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIE Jaya Negara Tamansiswa Malang. Jurnal yang berbasis pada pengabdian masyarakat ini difokuskan pada empat (4) Pilar isu-isu unggulan Perguruan tinggi STIE Jaya Negara Tamansiswa Malang, yaitu: pengabdian yang konsen pada isu isu ekonomi berwawasan kearifan lokal, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup, serta pengabdian yang memacu pada upaya pengelolaan keragaman di masyarakat sekitar kampus–kampus multi-etnik di Malang. Melalui empat isu di atas sekaligus menjembatani visi dan misi perguruan tinggi STIE Jaya Negara Tamansiswa Malang. Untuk itu pengembangan kampus melalui pusat penelitian dan pengabdian masyarakat ini akan terus membangun kemitraan strategis baik dengan masyarakat, universitas serta para pemangku kebijakan lokal nasional maupun internasional.</p>https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/817PENDAMPINGAN STRATEGIS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KEUANGAN DI DESA PAKISJAJAR KABUPATEN MALANG2026-02-20T21:56:59+08:00Anggreani Kharimatuz Zahrozahro@gmail.comSaiful Abidinsaiful@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini<br>bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola<br>Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa<br>Pakisjajar, Kabupaten Malang, melalui<br>pendampingan intensif dan pelatihan tematik yang<br>berfokus pada dua aspek utama: Manajemen<br>Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen<br>Keuangan. Pendampingan ini dilakukan dengan<br>pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan<br>kebutuhan pengelola BumDes yang telah dianalisis<br>sebelumnya. Program ini mencakup pembenahan<br>struktur organisasi, penentuan Tugas Pokok dan<br>Fungsi (Tupoksi) yang jelas, serta penerapan sistem<br>rekrutmen berbasis kompetensi dan evaluasi<br>kinerja yang terstruktur.<br>Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan<br>sistem pengelolaan keuangan yang lebih<br>transparan, termasuk penyusunan anggaran yang<br>realistis, pencatatan keuangan yang akurat, dan<br>penerapan mekanisme pengawasan dan evaluasi<br>keuangan yang lebih baik. Hasil dari pengabdian<br>ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan<br>dalam koordinasi antar pengurus BumDes, efisiensi<br>dalam pengelolaan sumber daya, serta penguatan<br>budaya kerja yang berbasis pada kepemimpinan<br>kolektif dan kerja sama tim.<br>Melalui kegiatan ini, BumDes di Desa Pakisjajar<br>berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi dan<br>pendapatan asli desa (PADes), yang berdampak<br>langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat<br>desa. Keberhasilan pengelolaan BumDes juga<br>menciptakan kepercayaan yang lebih tinggi dari<br>masyarakat terhadap pengelolaan dana desa,<br>serta meningkatkan legitimasi sosial BumDes<br>sebagai lembaga yang representatif bagi<br>kepentingan kolektif warga desa. Secara<br>keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berperan<br>dalam menciptakan fondasi yang kokoh untuk<br>pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan<br>dan pemberdayaan masyarakat Desa Pakisjajar</p>2025-12-15T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/818PENINGKATAN PEREKONOMIAN MELALUI PEMBERDAYAAN UMKM DI KELURAHAN ARJOSARI, KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG2026-02-20T22:00:53+08:00Budi Sasongkobudisasongko@gmail.com<p>Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah<br>(UMKM) di Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing,<br>Malang, memiliki peran yang sangat penting dalam<br>mendorong perekonomian lokal. Namun, banyak<br>pelaku UMKM yang masih menghadapi kendala<br>dalam pengelolaan usaha, terutama dalam hal<br>literasi keuangan, pemasaran, pajak, dan akses<br>keuangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk<br>meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui<br>pelatihan dan pendampingan dalam aspek-aspek<br>tersebut. Kegiatan ini mencakup peningkatan literasi<br>keuangan, pemahaman tentang kewajiban<br>perpajakan, pengembangan keterampilan<br>pemasaran digital, serta pendampingan dalam akses<br>keuangan dan pengelolaan modal. Hasil dari<br>kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang<br>signifikan dalam produktivitas usaha, kepatuhan<br>pajak, dan pemanfaatan teknologi digital untuk<br>pemasaran. Selain itu, pelaku UMKM juga mulai<br>mengelola usaha mereka dengan lebih profesional<br>dan sistematis, yang berdampak positif terhadap<br>peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan<br>kerja. Program ini berkontribusi pada penguatan<br>ekonomi lokal dan mendorong keberlanjutan usaha<br>di Kelurahan Arjosari. Berdasarkan temuan ini,<br>pemberdayaan UMKM melalui pendekatan<br>terintegrasi dapat menjadi solusi efektif untuk<br>meningkatkan perekonomian daerah dan<br>kesejahteraan masyarakat</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/819OPTIMALISASI PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA PAKISAJI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG2026-02-22T16:33:31+08:00Cahya Budhi Irawancahyabudiirawan@gmail.com<p>Pengabdian kepada Masyarakat merupakan<br>suatu media untuk menjembatani dunia<br>pendidikan dengan masyarakat dimana<br>Perguruan Tinggi dihadapkan pada masalah<br>bagaimana agar warga masyarakat mampu<br>menghadapi tantangan. Lebih jauh ke depan di<br>era globalisasi dengan berwirausaha di<br>Kabupaten Malang menjadi salah satu pilot<br>proyek yang dapat dijadikan peluang untuk<br>meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui<br>peluang berwirausaha. Pengabdian ini bertujuan<br>untuk Pemberdayaan Masyarakat melalui<br>peningkatan pengelolaan Badan Usaha Milik<br>Desa (BUMDes) bagi aparatur desa dan Pengelola<br>BUMDes sebagai dasar untuk meningkatkan<br>kemampuan baik secara individu maupun secara<br>lembaga desa di Desa Pakisaji Kecamatan<br>Pakisaji Kabupaten Malang. Metode yang<br>digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode<br>ceramah, tanya jawab dan metode diskusi.<br>Adapun tujuan inti dari pengabdian ini adalah<br>pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan<br>pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),<br>sehingga pengelola BUMDes memilki kemampuan<br>dalam menjalankan program yang tepat sasaran<br>agar bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan<br>aturan yang berlaku, khususnya di Desa Pakisaji<br>Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Harapan<br>lebih jauh ke depan tentunya diperlukan tindak<br>lanjut oleh Pemerintah Daerah dan semua pihak<br>yang terkait serta perlu dilakukan kerjasama<br>yang lebih erat dan terencana antara Perguruan<br>Tinggi dengan Pemerintah Daerah untuk<br>menggali potensi-potensi yang ada di wilayah<br>tersebut</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/820PENINGKATAN KESIAPAN BERWIRAUSAHA SISWA MELALUI PELATIHAN STRATEGI INOVATIF SISWA SMA WIDYA GAMA KOTA MALANG2026-02-22T16:48:33+08:00Eddy Priyantoeddypriyanto@stiekn.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan<br>kesiapan berwirausaha siswa SMA Widya Gama<br>melalui pelatihan kewirausahaan yang berbasis<br>pada strategi inovatif dan motivasi. Program ini<br>dilaksanakan dalam bentuk seminar, sosialisasi,<br>dan mentoring dengan materi yang mencakup<br>dasar-dasar kewirausahaan, konsep efektuasi,<br>dan pentingnya motivasi untuk memulai bisnis.<br>Pendekatan yang digunakan bertujuan untuk<br>membangun mindset siswa agar lebih siap untuk<br>berwirausaha dengan memanfaatkan sumber<br>daya yang sudah mereka miliki, serta<br>memberikan pemahaman tentang bagaimana<br>menciptakan peluang bisnis secara bertahap.<br>Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa<br>program kewirausahaan yang terstruktur dapat<br>meningkatkan minat siswa untuk berwirausaha,<br>serta memberikan mereka keterampilan yang<br>diperlukan untuk mengelola usaha secara<br>mandiri. Selain itu, keterlibatan pihak-pihak<br>terkait seperti pengusaha sukses dan mentor juga<br>memperkuat motivasi siswa dalam menjalankan<br>bisnis. Kegiatan ini diharapkan dapat<br>memberikan kontribusi positif terhadap<br>perkembangan kewirausahaan di SMA Widya<br>Gama, serta mempersiapkan siswa untuk menjadi<br>wirausahawan yang kreatif dan inovatif di masa<br>depan</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/821OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK OLAHAN SUSU SAPI OLEH ANGGOTA KUD ANJASMORO WONOSALAM DALAM ERA DIGITAL2026-02-22T16:50:40+08:00Endah Ginantiendah_ginanti@stiekn.ac.id<p>Koperasi Unit Desa (KUD) Anjasmoro yang<br>terletak di Wonosalam, Kabupaten Jombang,<br>Jawa Timur, merupakan koperasi yang bergerak<br>di sektor peternakan sapi perah dan pengolahan<br>susu. Meskipun memiliki potensi besar dalam<br>pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah<br>seperti susu segar, yogurt, dan keju, koperasi ini<br>menghadapi tantangan signifikan dalam<br>mengakses pasar yang lebih luas, akibat<br>keterbatasan dalam pemasaran dan manajerial<br>koperasi. Salah satu kendala utama yang<br>dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan dan<br>keterampilan anggota koperasi dalam<br>pemanfaatan pemasaran digital yang efektif.<br>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan<br>untuk meningkatkan kapasitas anggota koperasi<br>dalam hal inovasi produk olahan susu dan<br>pemasaran berbasis digital, serta memperbaiki<br>manajemen koperasi secara keseluruhan. Melalui<br>pelatihan yang meliputi pemasaran digital<br>melalui media sosial, e-commerce, serta<br>peningkatan kualitas produk dan pengemasan,<br>koperasi berhasil meningkatkan penjualan dan<br>memperluas jangkauan pasar, baik di dalam<br>maupun luar Jawa Timur. Hasil evaluasi<br>menunjukkan bahwa pemasaran digital dan<br>inovasi produk mampu meningkatkan visibilitas<br>merek koperasi, memperluas pasar, serta<br>meningkatkan loyalitas pelanggan. Program ini<br>tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi<br>peternak dan koperasi, tetapi juga memberikan<br>dampak positif terhadap keberlanjutan usaha<br>mereka di pasar yang semakin kompetitif.<br>Harapannya, model ini dapat diadaptasi oleh<br>koperasi lain di Indonesia untuk memperkuat<br>daya saing produk lokal</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/822EDUKASI PEMANFAATAN BINA MEDSOS PADA SISWA DI SMAN 2 KOTA MALANG2026-02-22T16:52:54+08:00Jujun Harjunijujun@gmail.com<p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi<br>yang pesat telah mengubah cara berinteraksi dan<br>berkomunikasi, terutama melalui media sosial. Meskipun<br>memberikan banyak manfaat, media sosial juga<br>membawa tantangan terkait dengan etika digital dan<br>perilaku tidak bertanggung jawab di dunia maya.<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan<br>untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMAN 2 Kota<br>Malang mengenai etika digital dan penerapan norma<br>kesopanan dalam penggunaan media sosial. Melalui<br>pelatihan dan seminar yang fokus pada pengenalan<br>Netiket dan peraturan hukum terkait penggunaan<br>media sosial, siswa diberikan pemahaman yang lebih<br>baik mengenai pentingnya berkomunikasi dengan bijak<br>di dunia maya. Hasil pengabdian ini menunjukkan<br>peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan<br>siswa terkait etika komunikasi digital, regulasi yang<br>mengatur media sosial, serta dampak negatif dari<br>perilaku tidak etis di dunia maya. Selain itu, siswa juga<br>menjadi lebih terampil dalam menganalisis dampak dari<br>penggunaan media sosial yang tidak etis dan lebih siap<br>untuk menerapkan prinsip etika digital dalam<br>kehidupan sehari-hari mereka. Program ini berhasil<br>memperkuat posisi SMAN 2 Kota Malang dalam<br>meningkatkan literasi hukum digital di kalangan remaja<br>dan mempersiapkan siswa untuk menjadi pengguna<br>media sosial yang lebih bertanggung jawab dan<br>produktif. Program pengabdian ini juga mendukung<br>pencapaian indikator kinerja utama (IKU) pada<br>perguruan tinggi mitra dengan diseminasi hasil<br>pengabdian melalui publikasi di jurnal nasional</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/823STRATEGI LABELING, PENGEMASAN, DAN BRANDING PADA UMKM RENGGINANG DI KECAMATAN SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG2026-02-22T16:58:23+08:00Muhammad Mukhlism_mukhlis@stiekn.ac.id<p>Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan<br>kemampuan UMKM rengginang di Kecamatan<br>Sumberpucung, Kabupaten Malang, dalam hal labeling,<br>pengemasan, dan branding produk. Melalui pelatihan<br>dan pendampingan praktis, pelaku UMKM diberikan<br>keterampilan untuk merancang label yang informatif<br>dan menarik, meningkatkan kualitas pengemasan yang<br>aman dan ramah lingkungan, serta mengembangkan<br>strategi branding yang kuat. Pelatihan ini melibatkan<br>desain label yang mencantumkan informasi produk<br>secara jelas, pengemasan yang mendukung daya tarik<br>visual dan kualitas produk, serta pendampingan dalam<br>pembuatan identitas merek yang dapat membedakan<br>produk rengginang dari kompetitor. Hasil dari program<br>ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam<br>pemahaman dan penerapan strategi labeling,<br>pengemasan, dan branding oleh pelaku UMKM. Selain itu,<br>ada peningkatan yang jelas dalam daya tarik produk,<br>kepercayaan konsumen, dan penjualan produk<br>rengginang. Meskipun ada tantangan terkait<br>keterbatasan dana dan kesulitan dalam memanfaatkan<br>media sosial secara optimal, program ini berhasil<br>memberikan dasar yang kuat bagi pelaku UMKM untuk<br>memperkuat daya saing dan memperluas pangsa pasar<br>produk mereka. Program ini diharapkan dapat<br>berkelanjutan dengan dukungan lebih lanjut untuk<br>memastikan UMKM terus berkembang dan mampu<br>bersaing di pasar yang semakin kompetitif</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/824EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM BERBASIS DIGITAL DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG2026-02-22T17:13:13+08:00Nurul Saharanurulsahara@gmail.comMuhammad Imam Turmudiimamturmudi@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak<br>edukasi pengelolaan keuangan berbasis digital bagi<br>pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di<br>Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Seiring dengan<br>perkembangan teknologi, kebutuhan UMKM untuk<br>mengadopsi aplikasi keuangan digital semakin<br>mendesak guna meningkatkan efisiensi dan<br>transparansi dalam pengelolaan keuangan. Namun,<br>banyak pelaku UMKM di Kecamatan Blimbing yang<br>masih mengandalkan pencatatan manual, yang<br>berpotensi menyebabkan kesalahan dan<br>ketidakakuratan dalam laporan keuangan mereka.<br>Melalui program edukasi ini, pelaku UMKM<br>diperkenalkan dengan aplikasi keuangan digital<br>seperti Kasvlo dan Sribuu, yang dirancang untuk<br>mempermudah pencatatan transaksi, pelacakan arus<br>kas, dan pembuatan laporan keuangan otomatis.<br>Metode pelaksanaan program melibatkan tiga tahap<br>utama: (1) identifikasi kebutuhan dan tingkat<br>pemahaman peserta melalui survei awal, (2)<br>pelaksanaan pelatihan yang mencakup pengenalan<br>aplikasi, sesi praktik langsung, dan studi kasus<br>berbasis UMKM lokal, serta (3) evaluasi yang<br>dilakukan selama dan setelah pelatihan untuk<br>mengukur efektivitas dan dampak penggunaan<br>aplikasi dalam pengelolaan keuangan. Hasil dari<br>program ini menunjukkan bahwa sebagian besar<br>peserta (85%) dapat mengoperasikan aplikasi<br>dengan baik, meningkatkan efisiensi waktu dalam<br>pengelolaan keuangan hingga 50%, dan<br>memperbaiki kualitas laporan keuangan mereka.<br>Selain itu, 25% peserta berhasil memperoleh akses<br>pembiayaan untuk mengembangkan usaha mereka<br>berkat transparansi keuangan yang ditingkatkan.<br>Secara keseluruhan, program ini berhasil<br>meningkatkan pemahaman dan keterampilan<br>pengelolaan keuangan pelaku UMKM, memberikan<br>kontribusi terhadap peningkatan daya saing usaha<br>mereka, serta memperluas akses ke pembiayaan.<br>Program ini diharapkan dapat menjadi model<br>edukasi yang dapat diterapkan di wilayah lain untuk<br>meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UMKM<br>di era digital</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/825MANAJEMEN LAPORAN KEUANGAN YANG EFISIEN UNTUK USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KECAMATAN PUJON, KABUPATEN MALANG2026-02-22T17:17:28+08:00Renny Teteki Wanadriningrumrennywanadri87@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian ini ini bertujuan untuk<br>meningkatkan pemahaman dan keterampilan<br>pelaku UMKM di Kecamatan Pujon dalam<br>pengelolaan laporan keuangan yang efisien dan<br>efektif. Melalui program pelatihan yang berfokus<br>pada penyusunan laporan keuangan sederhana<br>namun sesuai dengan prinsip dasar akuntansi,<br>program ini bertujuan untuk memberikan<br>pelatihan praktis yang dapat diterapkan<br>langsung oleh pelaku UMKM dalam mengelola<br>keuangan usaha mereka. Pelatihan ini juga<br>diharapkan dapat meningkatkan transparansi<br>dalam pengelolaan keuangan, yang pada<br>gilirannya akan memperbesar peluang untuk<br>mendapatkan pembiayaan dari lembaga<br>keuangan serta meningkatkan daya saing usaha<br>di pasar.<br>Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan<br>bahwa pelaku UMKM di Kecamatan Pujon<br>mengalami peningkatan signifikan dalam<br>pemahaman mereka tentang pentingnya laporan<br>keuangan. Mereka juga dapat lebih mudah<br>menyusun laporan laba rugi, neraca, dan laporan<br>arus kas, serta dapat mengidentifikasi kekuatan<br>dan kelemahan usaha mereka dengan lebih jelas.<br>Program ini diharapkan dapat berkontribusi<br>pada perkembangan UMKM yang lebih efisien,<br>meningkatkan daya saing, dan mendukung<br>perekonomian lokal Kabupaten Malang melalui<br>pengelolaan keuangan yang lebih baik dan<br>terstruktur</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.stiekn.ac.id/index.php/jasj/article/view/826MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG RISIKO DAN BAHAYA PINJAMAN ONLINE ILEGAL DI KELURAHAN SUKUN, KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG2026-02-22T17:20:38+08:00Saiful Abidinsaiful@gmail.comDiding Setiawandiding@aktsmalang.ac.id<p>Penyuluhan hukum dengan tema “Meningkatkan<br>Kesadaran Masyarakat tentang Risiko dan Bahaya<br>Pinjaman Online Ilegal” bertujuan untuk memberikan<br>pemahaman kepada masyarakat Kelurahan Sawojajar,<br>Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengenai<br>risiko yang ditimbulkan oleh pinjaman online ilegal.<br>Program ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama,<br>yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada<br>tahap persiapan, koordinasi dilakukan dengan pihak<br>kelurahan untuk menentukan sasaran peserta dan<br>memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan. Tahap<br>pelaksanaan terdiri dari penyuluhan yang menggunakan<br>metode tatap muka interaktif dan media pembelajaran<br>seperti slide/powerpoint untuk mempermudah<br>pemahaman materi. Materi yang disampaikan mencakup<br>ciri-ciri pinjaman online ilegal, risiko yang ditimbulkan,<br>serta cara melindungi diri dari praktik pinjaman ilegal.<br>Pada tahap evaluasi, dilakukan penilaian terhadap<br>pemahaman peserta melalui tanya jawab dan diskusi.<br>Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan<br>signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai<br>pinjaman online ilegal dan risikonya. Masyarakat kini<br>lebih mampu mengenali aplikasi pinjaman yang<br>terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lebih<br>waspada terhadap pinjaman dengan bunga tinggi dan<br>biaya tersembunyi. Selain itu, kesadaran masyarakat<br>terhadap pentingnya perlindungan data pribadi juga<br>meningkat. Meskipun demikian, tantangan masih ada<br>dalam hal meningkatkan kesadaran tentang<br>perlindungan data pribadi. Secara keseluruhan,<br>penyuluhan ini berhasil memberikan dampak positif<br>yang signifikan dalam meningkatkan literasi keuangan<br>masyarakat dan melindungi mereka dari risiko pinjaman<br>ilegal. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi<br>wilayah lain untuk meningkatkan kesadaran hukum<br>masyarakat dalam menghadapi tantangan digitalisasi<br>keuangan</p>2025-12-02T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026