PENERAPAN TRANSAKSI ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN SENTRA WISATA KULINER KELURAHAN KLOJEN KOTA MALANG
Abstract
Penerapan sistem transaksi elektronik di sentra wisata
kuliner Kelurahan Klojen, Kota Malang, bertujuan untuk
meningkatkan efisiensi operasional, kenyamanan
pelanggan, serta pendapatan pedagang. Sebelum
implementasi, transaksi tunai yang digunakan oleh
sebagian besar pedagang menyebabkan antrian
panjang, meningkatkan waktu tunggu, dan
meningkatkan kesalahan dalam penghitungan uang.
Dengan diperkenalkannya sistem pembayaran digital
melalui e-wallet, QR Code, dan aplikasi perbankan,
proses transaksi menjadi lebih cepat dan efisien.
Penelitian ini menemukan bahwa 75% pedagang
melaporkan peningkatan kecepatan transaksi dan
pengurangan antrian, sementara 80% pelanggan
merasa lebih nyaman dengan pembayaran digital yang
lebih praktis dan aman.
Penerapan sistem ini juga meningkatkan kepuasan
pelanggan yang merasa lebih aman dan nyaman
dengan proses pembayaran yang lebih cepat, serta
mengurangi risiko kesalahan dalam memberikan
kembalian. Di sisi lain, pedagang melaporkan adanya
peningkatan omzet sebesar 20% dalam tiga bulan
pertama setelah penerapan sistem ini, terutama pada
jam sibuk dan akhir pekan. Sistem transaksi elektronik
tidak hanya membawa efisiensi dalam operasional
harian, tetapi juga memberikan dampak positif bagi
pendapatan pedagang dan kualitas pengalaman
berbelanja pelanggan. Dengan demikian, penerapan
transaksi elektronik terbukti efektif dalam
meningkatkan daya saing dan keberlanjutan sentra
kuliner, serta dapat menjadi model bagi pengelolaan
sentra kuliner lainnya di Indonesia



